Category Archives for Module 1

TESTING: Ketika Reni harus menyelesaikan pertanyaan detail ini

Sy harus memberitahu Anda fakta ini:
Produk/jasa Anda tidak dirancang utk membantu memecahkan masalah semua orang!

Artinya?
Anda harus paham bahwa produk/jasa Anda unik, karena itulah Anda percaya produk/jasa Anda istimewa.

 

Email ini akan mengungkap:
Kuncinya adalah mempunyai level pemahaman yg sangat intim (dalam) dg prospek Anda.

Dan email ini akan melibatkan sesuatu yg detail…sgt sgt sgt detail, jd nyamankan duduk Anda dan kita akan mulai petualangan hari pertama ini.

Let’s go!

 

Sy punya pertanyaan utk Anda:
“Apakah Anda tahu pada SIAPA pesan marketing Anda ditujukan?”

Atau pertanyaannya gini aja deh: “Anda lagi bicara pada siapa sih?” – ketika Anda tengah menawarkan produk/jasa Anda?

Silakan luangkan waktu Anda untuk menjawabnya.

Atau jika menjawab itu membutuhkan waktu seminggu…sebaiknya sy menggunakan ilustrasi sebuah cerita utk mempercepat pekerjaan kita hari ini.

 

Sy punya cerita utk Anda:
Joe sang manager BeautyShop menemui si cantik Reni, si sales baru.

Alih-alih bertanya langsung, Joe memberikan satu halaman kertas berisi pertanyaan (kuesioner) yg isinya seperti ini:
– Umur
– Jenis kelamin
– Etnis
– Pekerjaan/penghasilan
– Lokasi
– Status
– Pendidikan
– Hobi
– Ketertarikan
– Pendapat politik
– Majalah favorit
– Buku yg suka dibaca
– Apa sih yg terakhir kali Anda beli

Hari pertama Reni sebagai sales, Reni wajib mengisi kuesioner itu BERDASARKAN prospek/pelanggan yg dia layani. Jadi itu adalah data tentang pelanggan. Reni punya waktu 1×24 jam melengkapi itu.

 

Sekarang mari tinggalkan Reni bersama kesibukannya, jgn ganggu dia dan ijinkan sy kembali pada Anda…

Mari kembali ke pertanyaan awal sy: “Apakah Anda tahu pada SIAPA pesan marketing Anda ditujukan?”

Jawabannya bukan pada Ya atau Tidak tapi pada seberapa detail Anda mengetahui prospek Anda.

Sedetail kuesioner yg harus diisi oleh Reni di atas!

 

Mau saya mengajukan pertanyaan yg lebih intim lagi?

Oke Anda menantang saya boss…

Tahukah Anda apa sih yg prospek yakini ttg:
1. Anda
2. Diri mereka sendiri
3. Produk Anda

Mari sy telanjangi 3 poin di atas.

Sebagai seorang yg menawarkan produk/jasa:
1. Apa sih yg perlu diyakini prospek Anda tentang ANDA?
2. Apa sih yg perlu diyakini prospek Anda ttg diri mereka sendiri?
3. Apa sih yg perlu diyakini prospek Anda ttg produk Anda?

3 pertanyaan yg mungkin cukup mengejutkan Anda jika Anda belum pernah terlibat pada EMAIL MARKETING YG SEBENARNYA.

See…sy kan udah pernah bilang bahwa sy hanya akan mengungkap kebenaran, sekalipun itu pahit!

Ini sesuatu yg ga mudah di awal, tapi dilakukan DENGAN BENAR akan memperbesar peluang keberhasilan Anda menggunakan email autoresponder.

So…selamat datang di dunia sy…

YES! Saat ini…Anda tengah memasuki sebuah dimensi dimana PENGETAHUAN Anda ttg prospek Anda akan membedakan Anda dg kompetitor Anda.

Dan tugas Anda selanjutnya adalah MELAKUKAN:
– Apapun yg dibutuhkan prospek untuk percaya pada Anda,
– Apapun yg dibutuhkan untuk prospek percaya pada diri mereka
– Apapun yg dibutuhkan untuk prospek percaya pada produk/jasa Anda

Itu semua memberikan Anda kemampuan untuk melihat aspek yg lebih dalam lagi dalam diri prospek Anda.

Anda harus bisa mencapai itu dlm pesan marketing Anda.

Mari sy simpulkan dg sangat hati-hati:
Ketika Anda ingin membuat sebuah email yg mampu menjual dg sgt baik, Anda harus bisa mengkomunikasikan produk Anda supaya DAPAT DILIHAT sebagai SOLUSI YG BENAR-BENAR DIIGINGKAN oleh prospek Anda.

Silakan ulangi membaca kata-kata di atas karena ini lebih serius daripada apa yg sekarang ini Anda bayangkan.

Email besok sy akan memberikan sebuah contoh shg Anda akan lebih mudah memahami pelajaran hari ini.

Sy mungkin juga akan membongkar ttg “SECRET DESIRES” yg mengungkap emosi dasar manusia itu bukan karena ingin turun berat badan tp jauh lebih dalam adalah ttg “FEEL”

Maksudnya?

Anda akan mengerti besok.

 

P.S.
1. Hubungan
2. Sentuhan emosi dasar
3. Testimonial

Apa arti 3 poin itu? Pastikan Anda membaca email besok.

 

Talk tomorrow,

 

-SK “deep deep down inside”